Analisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya sudah tidak diragukan lagi, berbagai tekninya akan kamu kupas disini yang mana khusus untuk cara dan melatik burung kicau biar menjadi super gacor. Dan melalui portol web Suara Burung ini, kami ingin sedikit berbagi bagaimana untuk menjinakkan dan melatih burung kesayangan ada biar selalu menjadi calan juara dalam setiap perlombaan.Berbagai trik perwatan sampai pola makan akan dibahas disini.Dan tidak hanya itu saja melalui Analisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya kita dapat berbagi pengalaman dalam perwatan dan trik pola makannnya.
Yang pasti dengan Analisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya kita dituntut untuk saling tukar pengalam dan ide guna menciptakan perawakan burung yang gacor. Baik itu cara mengetahui penanganan saat butung kita dalam fase mabung atau saat burung kita lagi down mentalnya.Dan jangan salah lo sobat master burung . Bahwa untuk menghasilkan burung yang super gacor diperlukan perwatan yang ekstra keras . Dan untuk itu anda harus bener-bener menyukai dalam perawatan burung itu sendiri tidak hanya sekedar hobi kambuhan saja.Tidak heran jika sudah banyak yang sukses dalam berbagi perlombaan baik itu tingkat local maupun interlocal sebab mereka benar-benar tekun dalam perwatanya.
Bicara tentang Analisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya pasti suatu saat kita akan mengalami fase tersebut dan tiap orang yang hobi burung kicau pasti sudah tidak asing lagi namun apakah ada sudah pernah mengalminya atau belum, jika belum tennag saja kami akan mengulasnya berikut ini. Makanya disimak sampai selesai ya sobat burung kicu jangan sampai anda melewatkan trik dan kesempatan dalam mengulas yang satu ini.Dan berikut artikel selengkapnya mengenai Analisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya
Salah satu cara yang cukup efektif untuk melihat apakah burung dalam kondisi yang fit / tidak adalah dengan melihat kotoran burung tersebut, biasanya untuk burung yang sehat untuk yang sudah makan voer sebagai makanan pokoknya biasanya kotoran untuk burung yang sehat adalah mengumpal dan tidak dan tidak lembek ya pokoknya kotoranya kesat (tidak terlalu basah / terlalu kering ), selain itu burung yang sehat padaumumnya terlihat lincah dan bersemangat. sedangkan untuk warna kotorannya, itu sebenarnya di pengaruhi oleh voer yang kita berikan.
analisa kotoran burung ini bisa di katakan cukup penting untuk di ketahui oleh para kicau mania, salah satu alasanya adalah untuk mengetahui kondisi pada burung itu sendiri. untuk artikel kali ini di burungmaster.com kita akan mencoba membahas mengenai analisa penyakit pada burung berdasarkan kotorannya yang pertama di mulai dari seperti apasih kotoran burung yang sehat :
Kotoran Burung yang Sehat.seperti yang sudah saya katakan di atas burung yang sehat pada umumnya memiliki kotoran yang tidak lembek maupun tidak padat dan biasanya berbentuk agak memanjang dan melingkar, untuk warna nya sendiri itu termasuk relatif tergantung dari warna voer yang anda berikan, dan biasanya hanya terdiri dari 2 warna yakni warna putih dan warna yang sesuai dengan voer hariannya. warna putih di kotoran burung ini merupakan asam urat dan itu termasuk Normal dan bisanya kotorannya agak basah karena itu merupakan urin dari burung kicauan itu sendiri. sedangkan burung paruh bengkok biasanya memiliki kotoran yang berbeda dengan burung yang sudah makan voer, tambahan jika burung cukup banyak diberikan Ef Seperti Kroto bisanya kotoranya cenderung berwarna putih, sedangkan jika banyak di berikan jangkrik maka kotorannya akan terlihat agak hitam.
Kotoran Burung Berwarna Putih Kehijauan + LendirSalah satu ciri burung yang mengalami berak kapur adalah memilki kotoran yang berwana putih kehijauan dan bisanya ada semacam lendiri di sekitarnya, selain itu biasanya bulu di sekitar dubur burung akan ada beberapa semacam lendir yang masih menempel di sekitarnya, salah satu penyebab berak kapur ini adalah disebabkan oleh bakteri salmonellosis pullorum yang mengakibatkan infeksi / peradangan pada saluran pencernaan.
Kotoran Burung Terdapat DarahCoccidiosis atau yang sering di sebut dengan berak darah merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari protozoa yang berasal dari genus elimeria, ketika perotozoa ini sudah masuk ke tubuh burung kemudian protozia ini bakal menjadi salah satu parasit di dalam usus yang kemudian mengakibatkan kerusakan di dinding usus, dan kemudian penyakit ini bisa menyebar lewat kotoran burung tersebut.
Kotoran Terlihat Keras kemudian dubur terlihat kerasjika burung anda memiliki kotoran yang terlihat keras dan ketika anda meraba bagian dubur terlihat lebih keras dari biasanya kemungkinan besar burung kicauan anda sedang terkena sembelit, selain di lihat dari kotorannya bisa juga di lihat dari kelakuan burung yang nampak tegang, diam dan tidak terlalu nafsu makan seperti biasanya.
Kotoran Burung Mencretuntuk burung mencret bisa di lihat dari bentuk kotorannya biasanya burung mencret memiliki kotoran yang terlihat encer dan tidak ada lendir ataupun darah.
Burung terlihat lemas / tidak nafsumakan tidak menjamin jika burung tersebut memiliki masalah dengan pencernaannya bisa juga di karenakan burung kekurangan vitamin jika demikian anda bisa
memberikan vitasol atau suplemen lain untuk burung kicauan anda tapi jangan lupa untuk memberikan sesuai aturan pakainya. akan tetapi jika anda masih tidak yakin dengan kotoran burung yang miliki cobalah untuk membersihkan kandang terlebih dahulu sehingga tidak ada kotoran yang tersisa kemudian beri lembaran tisu di bawah dan lihat kotoran burung yang menempel di atas tisu tersebut,
Analisa Kotoran burung untuk mengetahui kondisi burung memang sangat bermanfaat bagi para kicaumania dengan demikian anda bisa mengetahui apa dan kenapa burung kicauan yang anda miliki menjadi macet bunyi dengan demikian anda bisa mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan burung kicauan anda. sedangkan untuk pengobatan burung yang sudah sakit berdasarkan informasi kotoran di atas akan saya update beberapa hari kedepan.
Judul :
Analisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya
Link :
Analisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya
Artikel terkait yang sama:
Analisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya
0 comments:
Posting Komentar