Langkah-Langkah Perawatan Murai Batu sudah tidak diragukan lagi, berbagai tekninya akan kamu kupas disini yang mana khusus untuk cara dan melatik burung kicau biar menjadi super gacor. Dan melalui portol web Suara Burung ini, kami ingin sedikit berbagi bagaimana untuk menjinakkan dan melatih burung kesayangan ada biar selalu menjadi calan juara dalam setiap perlombaan.Berbagai trik perwatan sampai pola makan akan dibahas disini.Dan tidak hanya itu saja melalui Langkah-Langkah Perawatan Murai Batu kita dapat berbagi pengalaman dalam perwatan dan trik pola makannnya.
Yang pasti dengan Langkah-Langkah Perawatan Murai Batu kita dituntut untuk saling tukar pengalam dan ide guna menciptakan perawakan burung yang gacor. Baik itu cara mengetahui penanganan saat butung kita dalam fase mabung atau saat burung kita lagi down mentalnya.Dan jangan salah lo sobat master burung . Bahwa untuk menghasilkan burung yang super gacor diperlukan perwatan yang ekstra keras . Dan untuk itu anda harus bener-bener menyukai dalam perawatan burung itu sendiri tidak hanya sekedar hobi kambuhan saja.Tidak heran jika sudah banyak yang sukses dalam berbagi perlombaan baik itu tingkat local maupun interlocal sebab mereka benar-benar tekun dalam perwatanya.
Bicara tentang Langkah-Langkah Perawatan Murai Batu pasti suatu saat kita akan mengalami fase tersebut dan tiap orang yang hobi burung kicau pasti sudah tidak asing lagi namun apakah ada sudah pernah mengalminya atau belum, jika belum tennag saja kami akan mengulasnya berikut ini. Makanya disimak sampai selesai ya sobat burung kicu jangan sampai anda melewatkan trik dan kesempatan dalam mengulas yang satu ini.Dan berikut artikel selengkapnya mengenai Langkah-Langkah Perawatan Murai Batu
Mungkin Anda baru saja menyukai murai batu, mungkin beberapa langkah tentang perawatan murai batu sangatlah penting untuk diketahui. Mengingat Anda akan melakukan perawatan dan juga memeliharanya. Tentunya mengetahui beberapa teknik dasar dalam melakukan perawatan murai batu juga harus dilakukan. Terlebih lagi jika Anda ingin mencoba membuat murai batu milik Anda untuk juara dalam perlombaan kicauan burung.
Ketika Anda memiliki murai batu yang
masih trotolan atau anakan, memang diperlukan adanya ketelatenan dan juga kesabaran. Walaupun untuk usia anakan atau trotolan ini sudah dapat makan voer sendiri, tentunya juga diperlukan adanya makanan ekstra untuknya. Karena makanan ekstra ini juga akan membantu murai batu untuk mendapatkan kebutuhan gizinya. Biasanya makanan ekstra yang digunakan adalah
kroto dan juga jangkrik.Memilih Murai Batu Berkualitas
Salah satu cara yang dapat diterapkan ketika Anda memelihara murai batu sejak kecil adalah dengan memberikan cacing tanah untuk dijadikan makanan ekstra. Namun memang pemberian cacing tanah ini tidak sesering mungkin dan hanya sesekali saja. Yang diutamakan memang pemberian jangkrik dalam makanan ekstra secara rutin. Pemberian cacing tanah ini juga harus dipotong-potong agar tidak menyulitkan murai batu dalam mengkonsumsinya.
Pemberian cacing sejak kecil ini juga memiliki banyak sekali manfaatnya. Bukan hanya sekedar untuk membuat suara burung murai batu menjadi lebih merdu dan nyaring tetapi juga akan memudahkan untuk dilakukan setting ketika akan menjelang lomba. Dengan penggunaan makanan ekstra tersebut tentunya akan membuat murai batu menjadi tidak kaget dan juga akan membuat pemilik untuk mengetahui makanan ekstra apa yang disukai oleh murai batu miliknya.
sedangkan untuk burung murai yang sudah bisa makan sendiri / yang masih muda untuk perawatan harian memang dapat dilakukan seperti biasa. Di mana pagi-pagi kerudung sangkar di buka dan diembun-embunkan dulu. Baru pada pukul 7 pagi murai batu dijemur. Proses penjemuran ini tidaklah lama. Jika terlalu lama akan membuat murai batu menjadi stres. Seusai dijemur, murai batu kembali ditutup sangkarnya menggunakan kerudung sangkar. Untuk memancing kicauan murai batu sebaiknya di dekatkan dengan master mp3.
Ketika sore hari, kerudung sangkar dapat dibuka dan murai batu dapat diangin-anginkan sebentar. Pemberian makanan ekstra dapat dilakukan pada sore hari dengan menggunakan 3 hingga 5 ekor jangkrik atau secukupnya sesuai dengan kebutuhan murai batu tersebut. Tahap akhir perawatan murai batu harian adalah dikerudungi lagi sangkarnya sampai keesokan harinya. Anda sebaiknya melakukan perawatan seperti ini secara rutin.
Jika ingin dilombakan, setelah diembunkan pada pagi hari seperti perawatan biasanya, sebaiknya dimandikan. Hal ini bertujuan untuk membuat birahi murai batu menjadi lebih stabil dan juga terkendali. Baru diangin-anginkan sebentar dan dikerodong. Baru segera dibawa ke lapangan lomba. Setelan untuk lomba juga biasanya hanya membutuhkan 5 ekor jangkrik, 1 sendok makan kroto segar dan juga 3 ekor ulat hongkong. Namun untuk pakan ini sebaiknya disesuaikan dengan kondisi murai batu. Yang terpenting dalam pemberian pakan ekstra ini adalah jangan sampai kekenyangan ketika mau dilombakan.
Sumbar gambar dan refernsi :
http://omkicau.com/2016/03/13/perawatan-murai-batu-temas-sejak-trotolan-hingga-moncer/
Judul :
Langkah-Langkah Perawatan Murai Batu
Link :
Langkah-Langkah Perawatan Murai Batu
Artikel terkait yang sama:
Langkah-Langkah Perawatan Murai Batu
0 comments:
Posting Komentar